
Seperti biasa, dihari yang panas, saya sedang berada dikota semarang, yah kota yang penuh history dan juga kulinernya. baiklah kali ini kita akan membahasan jajanan legendaris yang sangat terkenal yaitu lekker Paimo yang berada di jalan Jl. Ki Mangunsarkoro, Semarang, Jawa Tengah.
Sesampainya di lokasi, seorang pria lanjut usia langsung menyambut kedatangan kami dengan senyuman ramah di wajahnya. Selidik punya selidik, beliau lah sang tokoh legendaris yang selama ini ramai diperbincangkan pencinta kuliner Nusantara.

“Monggo mas, mumpung belum ramai,” ujar Paimo sembari menuangkan adonan tepung di atas loyang logam hitam.
Sebelum mengunjungi tempat ini, kami sebetulnya sudah sempat berselancar di dunia maya untuk mengetahui menu favorit pengunjung yang datang ke Lekker Paimo. Dari hasil pencarian, keluarlah olahan lekker keju sosia mozzarella sebagai pilihan utamanya.
Benar saja, menurut pengakuan Paimo, menu tersebut memang paling sering dipesan pelanggan meski dari harga cenderung lebih mahal. Untuk mencicipi satu porsi lekker keju sosis mozzarella, pengunjung harus merogoh kocek senilai Rp30 ribu. Dan lekker dengan isi pisang coklat keju tidak kalah enak, lekker ini dibandrol dengan harga Rp40 ribu


Tidak membutuhkan waktu yang lama, setelah 5 menit menunggu, salah satu karyawan Paimo datang membawa pesanan kami. Untuk lekker sosis mozarella, teksturnya cenderung lebih tebal dan menggoda karena proses pengolahannya sendiri memang lebih rumit.
Ya tentu saja dengan rasanya yang lezat akan membuat siapa saja ketagihan jika menyantapnya hanya satu porsi, Berdasarkan penuturan Paimo, saat sedang ramai-ramainya, pengunjung harus rela mengantre selama kurang lebih dua jam. Bahkan, tak jarang pengunjung pulang dengan tangan kosong karena sudah kehabisan saat mengantre.
“Kalau bisa datang pagi, apalagi saat hari libur. Antreannya bisa mengular. Tahun lalu, saat libur Natal, dalam sehari saya bisa menjual lebih dari 2.000 porsi lekker. Akibatnya, kedai saya harus ditutup lebih cepat,” ungkap pria berpenampilan nyentrik itu.
Nah, bagi Anda yang tertarik mencicipi kudapan legendaris ini, Lekker Paimo memiliki dua cabang yang terletak di Jalan Karanganyar No. 37 (depan) SMA Kolase Loyola, serta di Jalan Mangunsarkoro. Kedua kedai ini buka dari pukul 09.00 WIB – 17.00 WIB.
Berdasarkan penuturan Paimo, saat sedang ramai-ramainya, pengunjung harus rela mengantre selama kurang lebih dua jam. Bahkan, tak jarang pengunjung pulang dengan tangan kosong karena sudah kehabisan saat mengantre.
“Kalau bisa datang pagi, apalagi saat hari libur. Antreannya bisa mengular. Tahun lalu, saat libur Natal, dalam sehari saya bisa menjual lebih dari 2.000 porsi lekker. Akibatnya, kedai saya harus ditutup lebih cepat,” ungkap pria berpenampilan nyentrik itu.
Nah, bagi Anda yang tertarik mencicipi kudapan legendaris ini, Lekker Paimo memiliki dua cabang yang terletak di Jalan Karanganyar No. 37 (depan) SMA Kolase Loyola, serta di Jalan Mangunsarkoro. Kedua kedai ini buka dari pukul 09.00 WIB – 17.00 WIB.